Di zaman modern seperti ini ternyata orang menikah masih memperhitungkan waktu yang tepat untuk moment yang bahagia.tak perduli dan sesibuk apapun,selalu akan meluangkan waktu untuk mempersiapkan segala sesuatu demi suksesnya pernikahan yang akan dijalani.
Kesibukan tidak hanya terjadi pada calon pengantin dan keluarganya. Pihak lain yang paling menentukan sahnya pernikahanpun turut sibuk membantu lancarnya prosesi pernikahan. Kantor Urusan Agama (KUA) Tegal Timur, dari mulai pendaftaran,pemeriksaan,pencatatan dan pencetakan buku Nikah. Sepanjang bulan Agustus 2013, sampai tanggal 25 Agustus 2013 ada 120 pelaksanaan, dari jumlah tersebut rata-rata pernikahan berusia antara 25 - 35 tahun. Itu artinya mereka masih menunda untuk menikah pada usia ideal. tapi 5 % dari jumlah data tersebut berusia di bawah 20 tahun, dan 1 % berusia antara 35 - 60 tahun.
Pada saat pelaksanaan pernikahan mereka lebih memilih di luar KUA daripada di Kantor KUA, dengan alasan lebih sakral, ingin disaksikan keluarga, sanak saudara dan teman-temannya. Dengan demikian penghulu wajib melayani keinginan masyarakat tersebut, sedang libur sekalipun, malam dan hujan deras serta angin gede sekalipun ato bahkan sehari 30 pelaksanaan pun ,wajib ya reader. Nah dengan begitu para penghulu wajib sabar dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Apalagi nanti pada bulan Dzulhijjah biasanya pernikahan tidak beda jauh dengan bulan Syawal. Bulan penuh barokah, bulan penuh bahagia, keberkahan. Sekian dulu.......to be continue............

